SIGNAL24.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menunjukkan komitmen nyata untuk hadir di tengah masyarakat.
Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, menyalurkan 25 ekor sapi kepada warga terdampak banjir bandang yang terjadi pada akhir Desember 2025.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap ke seluruh kecamatan di wilayah Tapanuli Selatan pada Rabu (18/2/2026).
Bantuan ini bukan sekadar memenuhi kebutuhan konsumsi menjelang Ramadhan, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan upaya menjaga tradisi keagamaan masyarakat.
Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Tapanuli Selatan, Gus Irawan memahami betul nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Salah satu tradisi yang masih dijaga hingga kini adalah punggahan, yakni kegiatan penyembelihan hewan ternak menjelang Ramadhan sebagai bentuk rasa syukur dan mempererat silaturahmi.
Ramadhan tahun ini terasa berbeda bagi ribuan warga yang masih dalam proses pemulihan pascabanjir bandang. Sejumlah wilayah mengalami dampak cukup berat, memaksa warga untuk tinggal sementara di hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).
Di tengah kondisi tersebut, kehadiran pemerintah daerah menjadi suntikan moral bagi masyarakat.
“Bantuan sapi ini sudah saya serahkan dan saat ini masih terus berproses distribusinya. Tadi pagi pukul 07.00 WIB saya berada di Huntara Aek Latong, Sipirok, dan sekarang menuju Huntara Simarpinggan, Angkola Selatan, lalu makan siang bersama warga di Huntap Dusun Taman Sari, Batangtoru,” ujar Gus Irawan saat meninjau langsung penyaluran bantuan.
Dari total 25 ekor sapi yang dibagikan, sebanyak 10 ekor berasal dari dukungan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sementara 15 ekor lainnya merupakan bantuan dari Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Distribusi untuk wilayah Batangtoru, Garoga, dan Huta Godang bahkan telah dilakukan lebih awal pada Selasa (17/2/2026). Hal ini mempertimbangkan karakteristik masyarakat setempat yang mayoritas berafiliasi dengan Muhammadiyah, sehingga jadwal penyaluran disesuaikan dengan waktu pelaksanaan ibadah mereka.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan lembaga zakat dalam mempercepat pemulihan sosial pascabencana.
Artikel Terkait
Kodim 0212/Tapsel Bergerak Cepat, Tangani Banjir di Desa Bandar Tarutung Akibat Tanggul Jebol
Hari Kesadaran Nasional di Padang Lawas, Wakapolres Tekankan Disiplin dan Sinergitas Jelang Ramadan
Motor Bocor, Dua Petani Tapsel Tertangkap Bawa 14 Paket Ganja di Sayur Matinggi
Gerak Cepat! Bupati dan ASN Palas Kompak Korvei Massal, Bersihkan Pasar dan Masjid Dukung Gerakan ASRI
Wali Kota Padangsidimpuan Sidak Pasar Jelang Ramadan 2026, Harga Daging Sapi Stabil Rp150 Ribu per Kg