SIGNAL24.ID - Upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir terus didorong Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Bupati Saipullah Nasution bahkan menggandeng tokoh nasional, Todung Mulya Lubis, untuk bertemu langsung dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, ini membahas percepatan realisasi koperasi desa nelayan di wilayah pesisir Madina, atau yang dikenal sebagai Bumi Gordang Sambilan.
Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Madina mendorong pembentukan koperasi desa nelayan sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Koperasi ini nantinya diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan, mulai dari pengelolaan hasil tangkapan, distribusi, hingga akses permodalan yang lebih mudah.
Kabar baiknya, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah lebih dulu menurunkan tim ke wilayah Madina untuk melakukan kajian lapangan, khususnya di kawasan Batahan.
Tim KKP Diminta Perpanjang Penugasan
Kepala OPD yang ikut dalam kunjungan kerja tersebut, dr. Fasial, mengungkapkan bahwa Menteri KKP bahkan telah meminta tim yang bertugas di Madina untuk memperpanjang masa penugasan.
Langkah ini dilakukan agar proses kajian dan perencanaan koperasi desa nelayan bisa berjalan lebih matang sebelum masuk tahap realisasi.
Tak hanya koperasi, pertemuan itu juga membahas rencana pembangunan fasilitas penyangga kapal nelayan di sepanjang pesisir Madina.
Bupati Saipullah menyebutkan, setidaknya ada lima wilayah potensial yang bisa dikembangkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas tersebut. Nantinya, lokasi-lokasi ini akan ditinjau langsung oleh pihak KKP sebelum diputuskan untuk direalisasikan.
Fasilitas penyangga ini dinilai penting untuk mendukung aktivitas nelayan, terutama dalam hal sandar kapal dan perlindungan dari cuaca ekstrem.
Lobi ke Pusat Terus Digencarkan
Dalam beberapa hari terakhir, Bupati Saipullah bersama rombongan memang aktif melakukan kunjungan ke sejumlah kementerian dan lembaga di Jakarta.
Selain sektor kelautan, agenda yang dibahas juga mencakup optimalisasi pendapatan daerah dari sektor perkebunan sawit, pembangunan infrastruktur jalan penghubung Madina–Palas, hingga pengembangan ekonomi alternatif melalui dukungan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Tak ketinggalan, isu krusial seperti pembangunan gardu induk listrik di Kecamatan Natal juga ikut diperjuangkan demi meningkatkan kualitas layanan listrik di wilayah tersebut.
Dengan dukungan pemerintah pusat, Pemkab Madina berharap koperasi desa nelayan dan pembangunan fasilitas pendukung dapat segera terealisasi.
Artikel Terkait
Sentuh Hati! Danrem 023/KS Kunjungi Kodim 0212/Tapsel, Beri Bantuan untuk Warakawuri dan Anak Yatim di Tapsel
Bupati Padang Lawas Utara Sampaikan LKPJ 2025, Pendapatan Daerah Tembus Rp1,1 Triliun
Djarum Siap Bangun Kantor dan Gudang di Padangsidimpuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe: Ini Momentum Emas Ekonomi Daerah
HUT ke-78 Sumut: Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution Hadiri Paripurna, Bobby Nasution Tekankan Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan
Pemkab Madina Gaspol Benahi Listrik! Gardu Induk Natal Dikebut, Warga Pantai Barat Segera Nikmati Pasokan Stabil