Minggu, 19 April 2026

Ribuan Jemaah Haji Medan Diberangkatkan, Rico Waas Tekankan Kesehatan dan Solidaritas Antarjemaah

Photo Author
Ismail Signal24, Signal 24
- Kamis, 16 April 2026 | 22:08 WIB
Rico Waas Soroti Tantangan Lansia dan Pentingnya Solidaritas (Diskominfo Kota Medan)
Rico Waas Soroti Tantangan Lansia dan Pentingnya Solidaritas (Diskominfo Kota Medan)

 

 

 

 

SIGNAL24.ID - Pemerintah Kota Medan secara resmi melepas sebanyak 1.883 calon jemaah haji untuk musim haji 1447 Hijriah. Pelepasan ini bukan hanya seremoni keberangkatan, tetapi juga menjadi momentum penegasan pentingnya kesiapan fisik, mental, dan solidaritas di tengah tantangan ibadah haji.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam sambutannya menekankan bahwa perjalanan haji merupakan ibadah yang menuntut kesiapan menyeluruh, terutama mengingat beragamnya kondisi jemaah yang berangkat tahun ini.

“Ini adalah panggilan istimewa. Tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini,” ujar Rico dalam prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat, Kamis (16/4/2026).

Data yang disampaikan menunjukkan bahwa jemaah haji asal Kota Medan memiliki rentang usia yang cukup lebar. Jemaah termuda berusia 15 tahun, sementara yang tertua mencapai 89 tahun. Bahkan, sekitar 4 persen di antaranya merupakan lansia berusia di atas 80 tahun.

Kondisi ini menjadi perhatian khusus pemerintah. Rico menilai, keberhasilan pelaksanaan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh kesiapan individu, tetapi juga oleh kekompakan antarjemaah.

Baca Juga: Polri Perketat Pengawasan Senjata Api, Divpropam Turun Langsung ke Polres Tapanuli Selatan

Ia mengimbau jemaah yang lebih muda untuk aktif membantu dan mendampingi para lansia selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Perlu kerja sama dan kepedulian. Jemaah yang muda diharapkan bisa menjadi penopang bagi yang lebih tua,” katanya.

Selain solidaritas, faktor kesehatan juga menjadi sorotan utama. Rico mengingatkan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan kunci agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar.

Ia juga menyinggung pola konsumsi makanan selama di Arab Saudi yang cenderung tinggi lemak, seperti olahan daging kambing. Jemaah diminta tetap menjaga pola makan agar terhindar dari risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol.

Halaman:

Editor: Yusrizal Nasution

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X