Minggu, 19 April 2026

Soal Kasus Teror Air Keras ke Andrie Yunus, Rocky Gerung hingga Felix Siauw Kecam Aksi Pelaku yang Dinilai Telah Lampaui Batas

Photo Author
Mei Arianto, Signal 24
- Minggu, 15 Maret 2026 | 11:34 WIB
Felix Siauw hingga Rocky Gerung menyoroti kasus teror terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Instagram.com/@felix.siauw - (YouTube.com/ Rocky Gerung Official)
Felix Siauw hingga Rocky Gerung menyoroti kasus teror terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Instagram.com/@felix.siauw - (YouTube.com/ Rocky Gerung Official)

SIGNAL24.ID - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan insiden teror penyiraman air keras, terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Peristiwa yang dialami Andrie Yunus itu terjadi di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB.

Sebagian kalangan menilai, termasuk Felix Siauw, rekaman CCTV yang beredar sebagai bukti kezaliman atau tindakan sewenang-wenang pelaku terhadap aktivis KontraS tersebut.

Kini, kecaman keras terhadap pelaku atas insiden itu telah menjadi sorotan sejumlah tokoh publik.

Baca Juga: Polisi Usut Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Aktivis KontraS Itu Dilaporkan Alami Luka Serius di Sekujur Tubuh

Salah satunya, datang dari penceramah sekaligus influencer dalam bidang keagamaan di Tanah Air, Felix Siauw.

"Kedzaliman itu bila dibiarkan, tinggal tunggu waktu kita yang jadi korbannya," tegas Felix dalam unggahan Instagram pribadinya @felix.siauw, pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Lantas, bagaimana sorotan publik yang kini mencuat ke permukaan usai insiden teror yang dialami Andrei Yunus? Berikut ulasannya.

Dalam postingannya, Felix menyoroti insiden teror yang kembali terulang, usai sebelumnya pernah dialami eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan pada 2017 silam.

"Kemarin Novel Baswedan, sekarang Andrie Yunus, polanya sama, setiap yang membahayakan praktik KKN dan kedzaliman, semua diancam, diteror, dibungkam," paparnya.

Felix lantas menduga aksi teror tersebut sebelumnya sudah direncanakan oleh pihak tertentu.

Oleh sebab itu, penceramah kenamaan itu mendesak pihak kepolisian untuk menangkap pelaku demi menjawab keadilan dan keamanan bagi warga sipil.

"Dengan alasan apapun, kepengecutan seperti ini jarang terjadi kalau tidak ada backup nya," tegas Felix. 

"Polisi harus bisa gerak cepat, supaya keamanan dan kedamaian itu ada di Indonesia," tambahnya.

Dari sisi yang berbeda, pandangan lain datang dari pengamat politik, Rocky Gerung yang menyoroti kecemasan publik usai kasus teror yang menimpa Andrie Yunus.

Halaman:

Editor: Mei Arianto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X