SIGNAL24.ID - Pasca kerusuhan yang terjadi dalam aksi demo besar-besaran pada Agustus lalu, kondisi Jakarta kini mulai membaik. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa perbaikan halte, jembatan penyeberangan orang (JPO), dan infrastruktur publik lainnya telah memasuki tahap akhir.
“Sampai hari ini, semua moda transportasi, terutama TransJakarta dan MRT, sudah kembali normal. Bahkan halte yang rusak di Senen besok akan saya resmikan,” ujar Pramono di Balai Kota, Minggu (7/9/2025).
Peristiwa unjuk rasa tersebut menyebabkan kerusakan di berbagai titik, terutama halte-halte strategis dan jalur transportasi massal yang vital bagi mobilitas warga ibu kota.
Baca Juga: Viral! Barang Curian Dikembalikan, Ahmad Sahroni Ambil Jalan Damai
Menurut data yang disampaikan Pramono, sebanyak 22 halte TransJakarta terdampak, termasuk yang dibakar dan dijarah. Selain itu, satu pintu tol, sistem CCTV, dan beberapa fasilitas umum lainnya turut mengalami kerusakan.
Rinciannya sebagai berikut:
-
Kerusakan MRT Jakarta: Rp3,3 miliar
-
Kerusakan halte dan fasilitas TransJakarta: ±Rp41,6 miliar
-
Kerusakan infrastruktur lain (termasuk CCTV): ±Rp5,5 miliar
Baca Juga: Ribuan Warga Israel Menuntut: Hentikan Perang, Bebaskan Sandera Sekarang!
-
Total kerugian: Sekitar Rp55 miliar
Artikel Terkait
Akhir Pekan Awal September Diwarnai Bencana, Dari Banjir Kalimantan hingga Erupsi Gunung di NTT
Mafia Pangan Terbongkar! Menteri Pertanian: '212 Merek Beras Premium Tak Layak!'
Tragedi Bangunan Majelis di Bogor Runtuh: 3 Orang Meninggal, Puluhan Terluka, Tim Gabungan Terus Berjibaku
Serangan Udara Rusia Hantam Jantung Ibu Kota Ukraina, Runtuhkan Harapan Gencatan Senjata
Langkah Cerdas Gubernur Pramono Anung Pasca Demo