Minggu, 19 April 2026

Langkah Cerdas Gubernur Pramono Anung Pasca Demo

Photo Author
Yusrizal Nasution, Signal 24
- Minggu, 7 September 2025 | 21:37 WIB
Gubernur Pramono Anung membeberkan strategi unik untuk memulihkan fasilitas umum (Menpan)
Gubernur Pramono Anung membeberkan strategi unik untuk memulihkan fasilitas umum (Menpan)

 

SIGNAL24.ID - Peristiwa demo yang diwarnai kerusuhan pada Agustus 2025 lalu meninggalkan luka pada wajah Ibu Kota. Sejumlah fasilitas umum (fasum) vital, seperti halte TransJakarta dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), mengalami kerusakan parah.

Namun, di balik musibah, ada upaya serius dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memulihkan dan mencegah kejadian serupa terulang.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa perbaikan fasilitas yang rusak sedang dalam proses.

Saat ini, semua moda transportasi umum, termasuk TransJakarta dan MRT, telah kembali beroperasi normal. Kerusakan yang paling parah, salah satunya di kawasan Senen, sudah ditangani dan rencananya akan diresmikan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Serangan Udara Rusia Hantam Jantung Ibu Kota Ukraina, Runtuhkan Harapan Gencatan Senjata

"Kami ingin memastikan bahwa pelayanan publik kembali pulih sepenuhnya," ujar Pramono.

Dari Kerusakan Menjadi Pengingat Berharga

Namun, Gubernur Pramono tak hanya berfokus pada perbaikan fisik. Ia memiliki gagasan yang lebih visioner: mengubah lokasi kerusakan menjadi sebuah monumen atau memorial. Gagasan ini bukan sekadar membangun kembali, melainkan menjadikannya simbol pengingat bagi seluruh warga Jakarta.

"Akan ada satu tempat yang kita gunakan sebagai pengingat, atau memorable, bahwa peristiwa seperti itu tidak boleh terulang kembali," jelasnya.

Pendekatan ini sangat menarik karena menempatkan kerusakan bukan sebagai akhir, melainkan sebagai awal dari sebuah pelajaran berharga. Monumen ini akan berfungsi sebagai pengingat visual akan dampak buruk dari kekerasan dan kerusuhan, sekaligus mengajak masyarakat untuk menjaga fasilitas publik yang dibangun dengan uang rakyat.

Dampak Kerusakan yang Tidak Main-Main

Pramono Anung juga merinci kerugian materiil akibat demo tersebut. Tercatat, sebanyak 22 halte TransJakarta mengalami kerusakan, di mana 6 di antaranya bahkan dibakar. Kerugian tidak hanya dialami oleh TransJakarta dan MRT, tetapi juga mencakup infrastruktur lain, termasuk CCTV.

Berikut rincian kerugian yang disampaikan oleh Pramono Anung:

  • MRT Jakarta: Kerusakan infrastruktur senilai Rp3,3 miliar.

  • TransJakarta: Kerusakan mencapai Rp41,6 miliar.

Halaman:

Editor: Tanzielal Aziezir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X