SIGNAL24.ID - Dalam rangka mendukung program Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan dan pemberian makan siang bergizi, Polri mengambil langkah inovatif dengan merekrut anggota dari lulusan sekolah pertanian, peternakan, perikanan, hingga gizi dan kesehatan masyarakat.
Program rekrutmen ini akan dijalankan mulai tahun ini, yang bertujuan untuk mencetak personel Polri dengan keahlian khusus sebagai bintara bhabinkamtibmas, yang akan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam bidang ketahanan pangan.
Kepala Biro Pengendalian Personel SSDM Polri, Brigjen Pol Nurworo Danang, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.
"Mulai tahun ini, Polri akan merekrut calon-calon anggota dari lulusan dengan kompetensi khusus yang akan ditempatkan sebagai bintara kompetensi khusus bhabinkamtibmas," ujar Brigjen Nurworo pada Sabtu.
Baca Juga: Seleksi Petugas Haji 2025 Kemenag, Siapkan Diri untuk Melayani Jemaah dengan Profesionalisme Tinggi
Rekrutmen ini ditujukan bagi lulusan dengan latar belakang pendidikan yang relevan untuk ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat.
Polri berencana merekrut lulusan dari bidang pertanian, peternakan, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat, yang akan dibekali pelatihan tambahan agar dapat berperan sebagai pendamping masyarakat di berbagai daerah.
"Nantinya, mereka akan bekerja sama dengan penyuluh dari Kementerian Pertanian untuk mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan yang tidak terurus. Lahan ini bisa ditanami sayuran dan tanaman lain yang bermanfaat, termasuk mengembangkan peternakan skala kecil," jelas Brigjen Nurworo.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, termasuk anak-anak sekolah dan ibu hamil, yang diharapkan dapat membantu mencegah stunting dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia.
Baca Juga: Prajurit TNI Dikeroyok Anggota Ormas di Jakarta Selatan, Polisi Amankan Satu Tersangka
Dengan adanya bintara yang memiliki kompetensi khusus ini, masyarakat akan mendapatkan pendampingan langsung terkait praktik bertani dan beternak.
"Program ini adalah langkah strategis dalam mendukung SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045. Kami berharap, dengan adanya dukungan ini, angka stunting dapat ditekan dan kualitas kesehatan generasi penerus bangsa bisa meningkat," tambahnya.
Rekrutmen calon bintara kompetensi khusus ini berbeda dari rekrutmen Polri pada umumnya. Polri kini menargetkan kandidat yang memiliki latar belakang pendidikan khusus di bidang pangan dan kesehatan, sesuai dengan kebutuhan program ketahanan pangan nasional.
Artikel Terkait
Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia, Solusi Terbaru untuk Kesehatan Jantung di Jawa Tengah
Polisi Gagalkan Pengiriman Pekerja Migran Ilegal, Tangkap Pemilik Penampungan di Tangerang
Prabowo Subianto Serukan Persatuan dalam Deklarasi Gerakan Solidaritas Nasional
Kapolri Dukung Penuh Program Asta Cita Prabowo, Komitmen Berantas Narkoba dari Hulu ke Hilir
Prabowo Subianto Ajak Pengusaha Berkontribusi untuk Pendidikan Anak