Minggu, 19 April 2026

Facebook Jadi Raja Iklan Dunia Kalahkan TikTok dan YouTube, Ini Data Terbarunya

Photo Author
Iis Suwandi, Signal 24
- Kamis, 16 April 2026 | 19:15 WIB
Facebook Jadi Raja Iklan Dunia Kalahkan TikTok dan YouTube  (Ilustrasi)
Facebook Jadi Raja Iklan Dunia Kalahkan TikTok dan YouTube (Ilustrasi)

 

SIGNAL24.ID - Dominasi media sosial dalam industri periklanan global semakin tak terbantahkan.

Laporan terbaru dari Omdia mengungkap bahwa Facebook masih memimpin sebagai platform dengan pendapatan iklan terbesar di dunia, mengungguli para pesaingnya.

Dalam pemaparan yang disampaikan analis Omdia, Maria Rua Aguete, Facebook berhasil berada di posisi teratas, melampaui platform besar lain seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.

Menariknya, hanya empat pemain besar tersebut yang mendominasi pasar. Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok secara kolektif menguasai lebih dari 90 persen total pendapatan iklan media sosial global.

Bahkan, kalau digabungkan, Meta sebagai induk Facebook dan Instagram menyumbang sekitar 70 persen dari keseluruhan pendapatan tersebut.

Di sisi lain, platform seperti LinkedIn, Pinterest, Reddit, hingga X hanya mendapatkan porsi kecil dari kue iklan digital yang terus membesar.

Nilai pasar iklan global sendiri diproyeksikan melonjak drastis. Pada 2026, total belanja iklan diperkirakan menembus 1,6 triliun dolar AS, naik tajam dari sekitar 935 miliar dolar AS pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan iklan digital menjadi pendorong utama, dengan kenaikan mencapai 13 persen, jauh melampaui iklan tradisional yang hanya tumbuh sekitar 2 persen.

Fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam perilaku pengiklan. Media sosial kini dianggap lebih efektif karena mampu menjangkau pengguna secara lebih personal dan interaktif. Namun, sebagian besar anggaran iklan tersebut masih terpusat pada segelintir platform raksasa.

Dampak pergeseran ini mulai terasa di industri televisi. Dalam beberapa tahun ke depan, TV diprediksi akan kehilangan sebagian besar pendapatan iklan.

Bahkan, pada 2030, iklan video di media sosial diperkirakan akan menyumbang hingga 40 persen dari total pendapatan TV dan video.

Sementara itu, tren connected TV atau TV berbasis internet terus meningkat pesat. Platform seperti Amazon, Netflix, dan Google mulai mendominasi dengan pangsa pasar sekitar 20 persen.

Sebaliknya, penyiar tradisional terus mengalami penurunan. Jika pada 2020 masih menguasai 43 persen pasar, maka kini porsinya turun signifikan dan diprediksi hanya tersisa sekitar 25 persen pada 2030.

Halaman:

Editor: Iis Suwandi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X