Minggu, 19 April 2026

Harga RAM Mulai Turun hingga Rp1,2 Juta! April 2026 Jadi Momen Emas Upgrade HP dan Laptop?

Photo Author
Mei Arianto, Signal 24
- Jumat, 17 April 2026 | 17:25 WIB
Harga RAM turun harga hingga Rp1,2 juta.  (Ilustrasi/Signal24.id)
Harga RAM turun harga hingga Rp1,2 juta. (Ilustrasi/Signal24.id)

SIGNAL24.ID - Setelah sempat melonjak tajam di awal tahun, harga RAM akhirnya menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Meski belum drastis, harga RM yang turun ini jadi angin segar bagi masyarakat yang berencana membeli atau upgrade HP maupun laptop.

Berdasarkan laporan DigiTimes, harga chip RAM jenis DDR4 berkapasitas 16GB kini turun menjadi sekitar US$74,10 atau setara Rp1,2 jutaan.

Penurunan ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan lonjakan ekstrem yang sempat terjadi hingga 2.200 persen sebelumnya.

Baca Juga: Review MacBook Neo: Murah tapi Banyak Kekurangan? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membeli

Tak hanya DDR4, RAM generasi terbaru DDR5 juga ikut mengalami koreksi harga.

Untuk kapasitas 16GB, kini dibanderol sekitar US$37,20 atau sekitar Rp637 ribu, menurut laporan Tom’s Hardware per April 2026.

Penurunan harga paling terasa terjadi di pasar China dan platform e-commerce seperti Amazon.

Bahkan, beberapa paket RAM DDR5 berkapasitas 32GB dilaporkan turun hingga 30 persen. Di China sendiri, harga DDR5 32GB menyusut sekitar 27 persen, sementara DDR4 kapasitas 8GB dan 16GB turun hingga 25 persen.

Ada beberapa faktor yang memicu turunnya harga RAM ini. Salah satunya adalah aksi distributor yang mulai melepas stok mereka ke pasar.

Langkah ini terjadi setelah sejumlah vendor kecil tak lagi mampu bertahan di tengah tekanan pasar.

Selain itu, pengumuman teknologi TurboQuant dari Google juga ikut berpengaruh.

Teknologi kompresi memori ini diklaim mampu mengurangi penggunaan memori hingga enam kali lipat dalam proses AI berskala besar.

Kondisi ini membuat para pelaku pasar khawatir permintaan RAM dari penyedia cloud besar akan menurun, sehingga memilih untuk segera menjual stok yang ada.

Meski begitu, perlu dicatat bahwa penurunan harga ini masih terbatas di pasar spot dan belum terlalu berdampak pada harga resmi (OEM).

Halaman:

Editor: Mei Arianto

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X